Resel menyimpan data yang sensitif bagi bisnismu — pesanan, bukti klaim, dan informasi pembeli. Menjaganya bukan fitur tambahan, melainkan bagian dari cara Resel dibangun.
Halaman ini menjelaskan langkah nyata yang Resel ambil, dengan bahasa yang bisa kamu periksa. Resel memilih hanya menyebut apa yang sudah berjalan hari ini.
Setiap data yang tersimpan di Resel dienkripsi menggunakan standar AES-256. Setiap data yang berpindah antara perangkatmu dan Resel dilindungi dengan TLS 1.2/1.3. Baik saat diam di penyimpanan maupun saat berpindah lewat jaringan, datamu tidak dalam bentuk yang bisa dibaca oleh pihak yang tidak berhak.
Data setiap pengguna Resel terisolasi dari pengguna lain, diterapkan pada tingkat aplikasi maupun basis data — data satu toko tidak dapat diakses dari akun toko lain. Saat mengundang anggota tim, kamu menentukan sendiri peran dan kewenangan masing-masing.
Resel menyediakan otentikasi dua faktor untuk seluruh akun. Dengan mengaktifkannya, masuk ke akunmu memerlukan lebih dari sekadar kata sandi — kata sandi yang bocor saja tidak cukup untuk membuka pintu.
Basis data utama Resel — pesanan, kasus, bukti, dan data akun — disimpan pada pusat data yang berlokasi di wilayah Indonesia. Sebagian fungsi seperti pemrosesan AI melibatkan penyedia di luar negeri; hanya data yang benar-benar diperlukan yang dikirim, lewat saluran terenkripsi. Rinciannya ada di Kebijakan Privasi.
Resel menyimpan jejak audit atas tindakan penting di akunmu — siapa mengubah apa, dan kapan. Catatan ini bersifat hanya-tambah: tidak bisa diubah maupun dihapus, termasuk oleh tim Resel sendiri. Kalau ada yang perlu ditelusuri, riwayatnya utuh.
Saat tim Resel perlu masuk ke akunmu untuk dukungan, aksesnya tidak terbuka begitu saja. Setiap akses memerlukan alasan tertulis, memiliki batas waktu, dan seluruhnya tercatat dalam jejak audit. Tidak ada akses diam-diam, dan tidak ada akses tanpa jejak.
Keamanan terbaik lahir dari dua sisi. Beberapa langkah sederhana darimu membuat perbedaan besar:
Aktifkan otentikasi dua faktor, terutama untuk akun dengan akses keuangan.
Gunakan kata sandi yang kuat dan unik — tidak dipakai ulang dari layanan lain.
Tinjau anggota tim secara berkala, dan cabut akses yang tidak lagi diperlukan.
Berhati-hati terhadap upaya penipuan. Tim Resel tidak akan pernah meminta kata sandimu lewat email, telepon, atau pesan.
Tidak ada sistem yang sempurna. Kalau kamu menemukan potensi celah keamanan di Resel, laporkan — bantuanmu sangat dihargai.
Kirim laporan ke halo@resel.id dengan subjek yang menyebut "Keamanan". Sertakan langkah untuk memahami masalahnya, dan bila memungkinkan, tangkapan layar.
Beri Resel kesempatan wajar untuk memperbaiki sebelum masalah dibagikan ke publik.
Jangan mengakses atau mengubah data pengguna lain saat menguji.
Sebagai gantinya, Resel berkomitmen menanggapi laporanmu dan mengabari perkembangannya.
Pertanyaan lain soal bagaimana Resel menjaga datamu? Hubungi halo@resel.id. Untuk hal yang berkaitan dengan data pribadi, lihat juga Kebijakan Privasi Resel.