Resel membantu seller marketplace Indonesia mendapatkan kembali uang yang seharusnya tidak hilang.
Seller marketplace di Indonesia kehilangan uang setiap hari lewat jalur yang nyaris tak terlihat. Paket retur yang isinya sudah ditukar. Reimbursement yang tidak pernah dicek silang. Dispute yang lewat deadline karena tenggelam di antara ratusan pesanan.
Ini bukan soal seller yang kurang teliti. Melacak semuanya secara manual di spreadsheet memang tidak masuk akal untuk toko dengan ribuan transaksi per bulan.
Satu retur bermasalah senilai Rp 380.000 bisa lolos hanya karena tidak sempat difoto — dan hilang begitu saja.
Alat yang ada selama ini menyelesaikan masalah lain. Aplikasi manajemen pesanan mengurus penjualan, bukan kebocorannya. Sistem enterprise terlalu mahal dan tidak paham cara kerja Shopee atau TikTok Shop.
Resel berdiri persis di celah itu: dibangun khusus untuk ekosistem marketplace Indonesia, dengan kecerdasan buatan yang mendeteksi kebocoran secara otomatis — dan menunjukkan alasannya, bukan cuma kesimpulannya.
Empat langkah yang sebagian besar berjalan otomatis di belakang layar.
Begitu data ordermu masuk, Resel memeriksa setiap pesanan. Ketika ada indikasi kerugian — paket hilang, retur mencurigakan, selisih pembayaran, reimbursement yang belum cair — Resel menandainya sebelum lewat deadline.
Untuk setiap kasus, Resel mengumpulkan dan menata bukti yang diperlukan: data pesanan, riwayat pengiriman, foto, dan dokumen pendukung. Bukti yang kurang lengkap ditandai, jadi kamu tahu persis apa yang masih dibutuhkan.
Resel menyusun draf klaim berdasarkan bukti yang ada. Setiap draf disertai alasan yang bisa kamu periksa — dan tingkat keyakinannya. Kalau buktinya lemah, Resel mengatakannya.
Kamu meninjau, menyetujui, lalu mengajukan klaimnya sendiri dari akun Seller Center-mu. Resel memantau statusnya sampai selesai dan mengingatkan bila ada yang perlu ditindaklanjuti.
Keputusan akhir selalu di tanganmu. Resel menyiapkan pekerjaannya; kamu yang menekan tombol setuju.
Empat prinsip yang menentukan cara Resel dibangun dan cara Resel bicara.
Kamu tidak membeli mesin deteksi atau model bahasa. Kamu membeli uangmu yang kembali. Karena itu Resel selalu memimpin dengan dampak rupiah, dan menjelaskan teknologinya hanya sebagai cara uang itu pulang.
Kecerdasan buatan Resel bukan kotak hitam. Setiap rekomendasi datang dengan alasan yang bisa kamu cek dan tingkat keyakinan yang selalu ditampilkan. Kepercayaan dibangun dari kejujuran kecil yang konsisten, bukan dari klaim besar.
Deadline itu alat bantu, bukan alat menakut-nakuti. Resel memberi tahu apa yang perlu dilakukan dan kapan — lalu berhenti. Tidak ada hitung mundur dramatis.
Ditolak marketplace bukan akhir cerita; selalu ada langkah berikutnya. Kalau otomasi terhenti, selalu ada jalur manual. Data yang sudah masuk tetap aman.
Dirancang untuk ekosistem marketplace Indonesia — sedang membangun dukungan untuk Shopee · Tokopedia · TikTok Shop · Lazada · Blibli.
Resel bukan afiliasi resmi dari marketplace mana pun. Resel bekerja untuk seller — membantu kamu mengurus klaim pada platform tempat kamu berjualan.
Resel adalah produk dari PT Forrteen Aplika Indonesia.
Coba Resel dan mulai temukan uang yang seharusnya tidak hilang · Tanpa kartu kredit